Fenomena Sosialisasi Caleg PBB ‘Jangan Pilih Saya’, DH Lubis : YIM Kualat

0
88

Kadivhukum PA 212 dan Ketua AAB/Korlabi Damai Hari Lubis . Foto : Istimewa

JNOL, Jakarta – Sikap Partai Bulan Bintang (PBB) yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendapat kritikan pedas dari Ketua Korlabi serta Aliansi Anak Bangsa (AAB). Damai Hari Lubis, dengan melihat caleg pendukung Prabowo Subianto di kubu PBB yang justru berpotensi, ramai ramai memposting tegas menyatakan mundur.

” Terbukti setelah beberapa orang rekrutan kubu Jokowi yang salah orang, dalam artian tidak menghasilkan massa konstituen signifikan yang diharapkan, untuk mendongkrak perolehan suara, malah nampaknya membuat antipati masyarakat semakin bertambah menjadi – jadi, mulai dari Kapitra, yang tumpul taji, Yusuf Mansur yang nampak malu – malu dan terakhir, Ngabalin yang jadi bulan2an nya Rocky Gerung disetiap acara ILC, sekarang lebih parah nampaknya terhadap YIM yang ditinggalkan para calegnya, dengan slogan ” jangan pilih saya “. Ujar DH Lubis, Kadivhukum PA 212, Rabu (30/1).

” untuk YIM benar- benar sebuah pukulan telak bahkan hukuman bagi ketokohannya yang belakangan sebelumnya justru mulai naik ketika dirinya merapat pada kubu ulama dibawah komando IB HRS, dan akhirnya hancur berantakan dengan fenomena para caleg PBB bukan mensosialisakan dirinya agar terpilih, malah berbalik anti klimaks minta para pendukungnya agar tidak memilih mereka “. Jelas Ketua Aliansi Anak Bangsa, (AAB) serta Korlabi tersebut.

Maka dengan panorama realitas internal PBB seperti ini, apakah Jokowi selaku petahana akan tetap merangkul YIM sebagai rekrutan andalannya ?

Novel Bakmumin Tunda Mundur dari PBB, Pilih Tak Kampanye Saja

Kisruh di internal Partai Bulan Bintang (PBB) setelah memilih mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 terus berlanjut. Para caleg yang juga anggota FPI memilih tak berkampanye untuk PBB.
Jakarta, 30 Januari 2019
damai hari lubis.

Pengurus FPI dan sekjen Korlabi, yang juga caleg PBB Novel Bamukmin mengatakan, dirinya sudah bertekad mundur dari PBB dan tak lagi berkampanye untuk PBB. Tapi, keputusan mundur itu akan diurus setelah pemilu.

“Saya akan urus surat resmi secara administrasi untuk mengundurkan diri setelah pemilu. Kalau sekarang saya mundur untuk tidak aktif mensosialisasikan PBB,” kata Novel saat dihubungi, Selasa (29/1).

Novel mengatakan, PBB akan sangat rugi karena memutuskan mendukung Jokowi-Ma’ruf dan membuat anggota FPI mundur. Cukup banyak caleg DPR maupun DPRD yang juga anggota FPI yang maju dari PBB. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here