Anissa Qoshdina : Pemilu 2019, Masyarakat harus Cerdas Memilih Caleg yang Kompeten

0
59

Annisa Qoshdina Amaliya Caleg DPRD Kota Depok Dapil 5 Nomor Urut 5 Kec. Tapos dan Kec. Cilodong. Foto : istimewa

JNOL, Depok – Berpijak dari kenyataan itu, Pemilihan Umum 2019 diharapkan dapat menghasilkan para legislator yang lebih baik, yang betul-betul bekerja untuk kepentingan bangsa di atas kepentingan lainnya.

Annisa Qoshdina Amaliya, Calon Anggota Legislatif DPRD Kota Depok mewakili anak muda mengatakan, sebagai perwakilan anak muda ia siap menjadi pelayan masyarakat jika ia diberikat kepercayaan menduduki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Depok periode 2019 -2024.

Katanya masyarakat harus cerdas dalam memilih para wakilnya, minimal mengenal para calon wakilnya, KPU telah mempublikasikan daftar riwayat hidup para caleg di situs KPU.

Annisa Qoshdina sapaan (Icha) juga menekankan kepada warga untuk tidak memilih para kandidat caleg yang memainkan ‘Money Politik’.

” saya tekankan kepada masyarakat agar menjauhkan diri dari praktek money politik’ para oknum caleg, tegas dara kelahiran 23 tahun silam tersebut kepada media jejaknasionalis.com, rabu (29/1).

Saat ini, praktik money politics atau politik uang dalam penyelenggaraan pemilihan umum masih menjadi musuh utama demokrasi.

” Selanjutnya memang tergantung dari rakyat karena sedikit banyak rakyatlah yang menentukan para wakilnya di DPR/DPRD. Dengan terobosan KPU tersebut, diharapkan rakyat mencermati para calon wakilnya agar dapat memilih yang terbaik, yang tidak sekadar populer atau yang telah memberi keuntungan sesaat “. jelasnya.

Berdasarkan laporan Bawaslu pada 2018, hasil pengawasan pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 memperlihatkan adanya indikasi politik uang sebanyak 535 kasus di tahapan kampanye.

” Rakyat juga sebaiknya ikut mengawasi berjalannya proses pemilu, terutama setelah pemungutan suara, karena banyak kecurangan terjadi pada periode tersebut. Bagaimanapun rakyat juga yang akan dirugikan jika para calon yang terpilih hanya mengejar jabatan dan kekuasaan ” . Ujarnya.

” Di sisi lain, kecerdasan rakyat masih rendah untuk dapat memilih para wakil mereka. Rakyat cenderung memilih calon-calon yang populer karena ”merasa” mengenal para calon tersebut, terutama melalui media massa. Rakyat juga cenderung memilih calon yang telah memberi ”sesuatu”, entah berupa uang atau bantuan lainnya ” . tutup Annisa Qoshdina, Caleg DPRD Kota Depok Dapil 5 Nomor Urut 5 Kec. Tapos dan Kec. Cilodong Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (mi-023)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here