KETUA LEMKASPA PEMBICARA PADA INTERNATIONAL CONFERENCE, BANGKOK THAILAND, 2018

0
14

Samsul Bahri S.Pi, M.Si Ketua Lembaga Kajian Strategis dan Kebijakan Publik (foto/ist)

JNOL, Banda Aceh – Samsul Bahri S.Pi, M.Si Ketua Lembaga Kajian Strategis dan Kebijakan Publik, diundang sebagai pemateri pada _Thailand Halal Assembly, International Conference_ yang bertemakan _Precision Halalization on Bioeconomy Era_, yang berlangsung 14-18 Desember 2018 di Bangkok, Thailand.

Melalui sambungan telepon seluler Ketua Lemkaspa menjelaskan bahwa kehadirannya pada _International Conference_ ini untuk menyampaikan hasil riset kepada masyarakat dunia terkait ide atau gagasan dan temuanya mengenai _Halal Science_.

Sebelumnya saya melakukan _Joint Riset_ dengan salah satu Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Wahyu Eka Sari S.Si, M.Si, tentang _The Perspective of Halal Rubella Vaccine as an Alternative Solution in The Bioeconomic Era_ dan Pola Migrasi Sumberdaya Tuna di Perairan Aceh dengan judul _Technology Characteristics of Fishing Ground of Yellowfin Tuna (Thunnus albacares) Based on Sea Surface Temperature and Chlorophyll-a Distributions in The Waters of Aceh Province on Bioeconomy Era_
Dua hasil riset inilah yang kita sampaikan pada konferensi internasional ini. Kata Samsul.

Dirinya juga menjelaskan, riset mengenai Vaksin Rubella dilakukan atas timbulnya polemik masyarakat Muslim Dunia terhadap kandungan senyawa dalam Vaksin Rubella terdapat senyawa dari Babi. Dalam hal ini kita meneliti sumber bahan lain untuk mendapatkan antigen yang dapat dijadikan sebagai kandidat Vaksin Rubella. Kedepan dilakukan riset lebih lanjut untuk dapat menemukan alternatif vaksin Rubella yang halal.

Samsul juga menambahkan selain hasil riset tentang Vaksin Rubella, juga memaparkan Teknologi dalam pengelolaan sumberdaya perikanan jenis tuna di perairan Provinsi Aceh dengan memanfaatkan Teknologi Satelit, guna menjaga keberlanjutan sumberdaya jenis Ikan tuna yang tersebar di Perairan Aceh dan Samudera Hindia. Saat ini jenis sumberdaya tuna sudah mulai mengalami degradasi di seluruh perairan Dunia.

“Kedepan perlu dilangkah-langkah strategis dalam pengelolaan sumberdaya perikanan dengan melibatkan seluruh _Stakeholder_ dan multidimensi dalam keberlanjutan populasi tuna”, Jelas Samsul.

_Thailand Halal Assembly_ 2018 yang berlangsung di Kota Bangkok 14 sampai 18 Desember 2018 ini merupakan ajang _Conference_ rutin yang diadakan setiap tahun untuk membangun standardisasi kehalalan di seluruh dunia dalam konteks syariat Islam, dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan Delegasi Pemerintah, Dosen, dan Ilmuan dari Negara-negara di Asia, Eropa, Amerika, maupun Timur Tengah. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here