Muhaimin Targetkan 100 Kursi Legislatif DPR, Caleg PKB Diminta Sering Ziarah

0
15

JNOL, Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar , memasang target tinggi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Ia ingin kadernya serius menjaring suara sehingga bisa merebut minimal 100 kursi di DPR RI.

Seperti diketahui, berdasarkan penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkenaan dengan penetapan 560 anggota DPR RI Periode 2014-2019, PKB menempati posisi keenam dalam perolehan sebanyak 47 kursi atau 8,4 persen.

Pemasangan target tinggi itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, kuantitas kursi yang banyak bisa berpengaruh pada keleluasaan mendorong sebuah kebijakan yang baik untuk masyarakat.

“Minimalnya harus menargetkan 18 persen untuk kemenangan pemilihan legislatif atau sedikitnya mendapat 100 kursi DPR RI,” katanya saat peresmian gedung DPC PKB Kab.Garut dan Pembekalan 50 caleg DPRD, Jumat (14/12) malam.

“Semua akan terwujud manakala kita berdoa dan bekerja keras. Kenapa kita harus meraih 100 supaya kita bisa berbuat banyak untuk perubahan bangsa ini,” lanjut Muhaimin.

Untuk menyisir kaum milenial, Cak Imin meminta setiap DPC harus memaksimalkan media sosial dalam mensosialisasikan partai maupun caleg dan bisa memfasilitasi pemilih milenial dengan ada Wi-Fi gratis.

“Jika kita pingin menang maka kita harus kerja totalitas dan sering ziarah kubur. Karena ziarah itu di situ mujahadah, jiarah kubur tidak hanya dimensi doa tapi ada nilai sejarah yang akan kita dapatkan,” paparnya, sembari menyatakan bahwa metode itu berlaku kepada Caleg yang tidak punya modal lebih dalam pencalonannya.

Sementara itu Ketua DPC PKB Kabupaten Garut, Dadan Hidaytulloh, mengungkapkan meningkatnya target raihan kursi untuk DPR RI berdampak pada target yang dicanangkan di Kabupaten Garut. Untuk DPRD Garut, PKB menaikan kursi yang dikejar dari 5 kursi menjadi 10 kursi.

“Insya Allah kita targetkan 10 kursi untuk DPC Garut, kantor baru ini Insya Allah akan jadi semangat baru khususnya untuk mengait kader milenial,” ucap Muhaimin . [lia/Merdeka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here