Sulaiman Abda : Kader HMI FKIP harus Menjadi Pendidik dan Pemimpin Hebat Masa Depan Aceh

0
135

JNOL, Banda Aceh | Himpunan Mahasiswa Islam terus mencetak kader kader bangsa yang progresif memiliki intelektual serta berjiwa sosial. Organisasi yang bernafaskan Islam dan bersifat independen atau bebas dan merdeka tidak tergantung dan memihak dengan kelompok atau golongan tertentu.

Plt Ketua DPRA, Sulaiman Abda berpesan kepada calon kader HMI FKIP bahwa untuk terus berkarya serta harus siap menjadi pendidik serta pemimpin dalam Institusi pendidikan maupun Non pendidikan dimanapun kelak berkecimpung.

” Latihan kader 1 LK I HMI itu mengenalkan serta mempersiapkan calon pemimpin pemimpin bangsa khususnya membangun Aceh kedepan, ininya Kader HMI FKIP harus Menjadi Pendidik Hebat yang Menjiwa Darah Kepimpinan membangun Aceh menjadi lebih baik, cerdas dan berakhlak Islamiah “, ujarnya.

Menghadapi tantangan yang besar tersebut maka pendidikan dituntut untuk berubah juga. Termasuk pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Era pendidikan yang dipengaruhi oleh revolusi industri 4.0 disebut Pendidikan 4.0. Pendidikan 4.0 merupakan pendidikan yang bercirikan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran atau dikenal dengan sistem siber (cyber system). Sistem ini mampu membuat proses pembelajaran dapat berlangsung secara kontinu tanpa batas ruang dan batas waktu.

Latihan Kader I diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FKIP Unsyiah dengan mengangkat tema Terbinanya Kepribadian Muslim yang berkualitas Akademis, Sadar akan fungsi dan Perannya salam Berorganisasi serta Kewajiban Sebagai Kader Umat dan Bangsa, Bertempat di Aula Insan Cita, Banda Aceh, Kamis, (28/11).

Pembukaan Basic Traning turut dihadir oleh Dekan FKIP Unsyiah, Dr. Jufri, M.Si, serta Plt. DPRA Aceh, Drs. Sulaiman Abda, S.Pd, M.Si yang juga turut membuka basic selaku senior serta ketua IKA Unsyiah. [MI]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here