Muncul Praktek ‘Mama’ Mucikari di Aceh, SPMA Mengutuk Perilaku Pelanggar Syariat

0
181

Ket Gambar : Pengurus Yayasan SPMA
Roys Vahlevi M
Ketua Umum Mengutuk keras Praktek Mucikari di Aceh/Ist

JNOL, BLANG PIDIE (Aceh) – Pelaksanaan syariat Islam di Aceh kembali tercoreng karena perilaku oknum masyarakat yang berprofesi sebagai mucikari dan yang bertindak sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK).

Dikabarkan Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) telah menangkap MR (44) seorang ‘mama’ atau mucikari, Senin (3/9/2018) malam kemarin di sebuah losmen di Kecamatan Susoh sekira pukul 23.15 WIB. Disamping itu juga menangkap DB (35) yang merupakan PSK warga Kecamatan Setia.

Pengurus Yayasan SPMA
Roys Vahlevi M, Kejadian ini menjadi cemeti bagi pemerintah dan masyarakat Aceh bahwa implementasi syari’at Islam di Aceh masih rawan dari perilaku pelanggaran.

Meskipun berbagai perangkat yang mengatur tentang hukum syariat Islam telah dibentuk, praktik-praktik pelanggaran Syariat Islam di Aceh masih saja terus terjadi, baik berupa kasus perzinahan, judi dan beberapa kasus lainnya, jelasnya kepada media JNOL, Banda Aceh, Rabu, 05 September 2018

Untuk itu, kami pengurus Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) menghimbau kepada seluruh perangkat pemerintahan agar melaksanakan program-program yang mampu mensejahterakan rakyat Aceh yang berbasis syariah. SPMA mengutuk setiap oknum masyarakat Aceh, baik dari kalangan pemerintah atau masyarakat umum yang melakukan tindakan pelanggaran terhadap pelaksanaan syariat Islam di Aceh. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here