Kesal terhadap Kasus Ade Armando, Aliansi Anak Bangsa/ AAB adakan Diklat Teknis Pelaporan Hukum

0
144

Ket Gambar ( Damai Hari Lubis AAB/Aliansi Anak Bangsa)

Jejaknasionalis, Jogjakarta [19-04-2018] Kamis – Kasus Ade Armando yang diduga telah banyak melakukan penistaan terhadap islam dan ulama membuat para umat islam khususnya yang tergabung dalam Aliansi Anak Bangsa/ AAB. Dalam sosialisasi khusus perihal Dilkat tersebut yang diketuai DH Lubis.

Atas permintaan masyarakat peduli penegakan hukum dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten serta Jawa Barat atas lambatnya penanganan penindakan hukum terhadap para penghujat islam dan penghujat ulama diantaranya Ade Armando . Maka Aliansi Anak Bangsa / AAB pada tanggal 15 sd 17 April 2018 di AMM Kota Gede Jogjakarta, memberikan diklat tehnis beracara dan menerangkan tentang payung-payung hukum terhadap para calon pelapor.

Diklat diadakan sebagai aplikasi kepedulian terhadap penegakan hukum sebagai bentuk kewajiban warga negara, salah satunya adalah peran serta masyarakat sebagai yang tertera merujuk hukum positif ( hukum yang berlaku), guna efek jera bagi para pelaku khususnya AA, umumnya terhadap calon pelaku lainnya agar mengurungkan niatnya untuk melakukan hal yang sama seperti yang talah beberapa kali dilakukan oleh AA.

Para peserta diklat diantaranya diikuti serta dihadiri Irawati Moerid mantan Petenis Putri Indonesia dan Jawara Bekasi Damin Sada.

Dalam Keterangannya kepada pihak media Damai Hari Lubis Mengatakan, ” Harapan saya selaku penangung jawab diklat dan seluruh panitia pelaksana diklat, agar diklat hukum dalam beracara yang dilandasai kuat demi penegakan hukum di NKRI ini diapresiasi serta sinerji dalam bentuk pelaksanaan proses penanganan oleh para penyidik kepolisian RI dengan cepat, tidak terkesan lambat atau tumpul keatas tajam kebawah “. Ujarnya.

Sehingga diharapkan kedepannya proses pelaporan serta penanganan sejak penerimaan laporan dan penyeledikan sampai dengan penyidikan sesuai merujuk proses hukum yang ada sesuai KUHAP serta perundangan undangan yang mengatur.

Terhadap petugas polri khususnya penyidik AAB harapkan memberikan apresiasi serta sinerji terhadap agenda materi diklat. Karena subtansi diklat akan ” membantu para penegak hukum ” untuk memudahkan proses penerimaan pelaporan, karena materi diklat juga bermateri tentang tehnis atau tata cara pelaporan yang normatif yang merujuk hukum formal atau standar beracara, termasuk kewajiban adanya 2 alat bukti yang cukup dari si pelapor.

Sehingga para peserta diklat Tidak asal lapor hingga menyulitkan para penyidik dalam berkerja. [MI]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here