Pentingnya Pendidikan Moral Bagi Generasi Millenial

0
1125

Dewi Nurwati
Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Maritim Raja Ali Haji

Jejaknasionalis, Opini – Moral (Bahasa Latin Moralitas) adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang memiliki nilai positif. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu tanpa moral manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi. Moral dalam zaman sekarang memiliki nilai implisit karena banyak orang yang memiliki moral atau sikap amoral itu dari sudut pandang yang sempit.

Moral itu sifat dasar yang diajarkan di sekolah-sekolah dan manusia harus memiliki moral jika ia ingin dihormati oleh sesamanya. Moral adalah perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam ber interaksi dengan manusia. Apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat tersebut dan dapat diterima serta menyenangkan lingkungan masyarakatnya, maka orang itu dinilai memiliki moral yang baik, begitu juga sebaliknya. Moral adalah produk dari Agama dan Budaya. Setiap budaya memiliki standar moral yang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai yang berlaku dan telah terbangun sejak lama.

Sedangkan generasi milenial adalah terminologi generasi yang saat ini banyak diperbincangkan oleh banyak kalangan di dunia diberbagai bidang, apa dan siapa gerangan generasi millennial itu?. Millennial (juga dikenal sebagai Generasi Millenial atau Generasi Y) adalah kelompok demografis (cohort) setelah Generasi X. Peneliti sosial sering mengelompokkan generasi yang lahir diantara tahun 1980 an sampai 2000 an sebagai generasi millennial. Jadi bisa dikatakan generasi millennial adalah generasi muda masa kini yang saat ini berusia dikisaran 15 – 34 tahun. Studi tentang generasi millenial di dunia, terutama di Amerika, sudah banyak dilakukan, diantaranya yang studi yang dilakukan oleh Boston Consulting Group (BCG) bersama University of Berkley tahun 2011 dengan mengambil tema American Millennials: Deciphering the Enigma Generation. Tahun sebelumnya, 2010, Pew Research Center juga merilis laporan riset dengan judul Millennials: A Portrait of Generation Next.

Di Indonesia studi dan kajian tentang generasi millennial belum banyak dilakukan, padahal secara jumlah populasi penduduk Indonesia yang berusia antara 15-34 tahun saat ini sangat besar, 34,45%. Tahun lalu memang ada sebuah majalah bisnis yang tajuk utamanya membahas generasi millennial, tapi sayang coverage liputanya masih sebatas kaitannya generasi millennial dengan dunia pemasaran, belum masuk secara substansi ke ruang lingkup kehidupan mereka secara menyeluruh. Dibanding generasi sebelum, generasi millennial memang unik, hasil riset yang dirilis oleh Pew Researh Center misalnya secara gamblang menjelaskan keunikan generasi millennial dibanding generasi-generasi sebelumnya. Yang mencolok dari generasi millennial ini dibanding generasi sebelumnya adalah soal penggunaan teknologi dan budaya pop/musik. Kehidupan generasi millennial tidak bisa dilepaskan dari teknologi terutama internet, entertainment/hiburan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi generasi ini.

Maka dari itu pengaruh teknologi dan budaya pop/musik terhadap kehidupan generasi millenial menimbulkan krisis pada pendidikan moral. Pendidikan moral sangat penting diberikan kepada generasi millenial karena ini dapat menjadi dasar sikap moral yang harus dimiliki oleh setiap orang. Oleh karena banyaknya kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa yang terkadang dapat dikategorikan kedalam suatu tindakan kriminal yang dilakukan oleh generasi ini di Indonesia dan itu dipicu oleh buruknya moral yang dimiliki, selain itu juga karena kurangnya perhatian masyarakat terhadap pendidikan moral kepada generasi baik itu pendididikan moral yang harus diberikan di sekolah dan yang paling penting adalah pendidikan atau pengajaran yang menyangkut moral dari orang tua dan lingkungan tempat tinggal.
Kriminalitas yang dilakukan oleh generasi millennial di indonesia adalah seperti pencurian dan pencopetan yang biasa dilakukan dijalanan maupun pusat perbelanjaan, dan yang sekarang ini dapat kita lihat sendiri pengaruh media internet yang seharusnya dipergunakan sebagai media untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan ternyata disalagunakan oleh penggunanya terutama dalam fokus kita generasi millenial yang ternyata mempergunakannya untuk hal-hal yang negatif seperti bermaian game, membuka situs-situs porno, dan juga menggunakan jaringan sosial untuk hal-hal yang tidak berguna hingga lupa waktu, bukankah itu hal yang sangat merusak moral generasi penerus bangsa, yang akan menjadikan generasi muda kita sebagai generasi muda yang tidak bermoral dan tidak bertanggung jawab.

Begitu bayak cara-cara yang dapat dilakukan untuk menanamkan dan meningkat sikap moral yang baik di Indonesia, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan dan menumbuhkan sikap moral yang baik pada diri generasi millennial dintaranya, dengan menggalakkan pendidikan moral sebagai pendidikan yang wajib atau menjadi pelajaran wajib diseluruh instansi pendidikan Indonesia, memberikan penyuluhan-penyuluhan bagaimana cara mejaga sikap, etika, dan berakhlak mulia kepada setiap orang sehingga dapat dinilai sebagai individu yang bemoral tinggi, serta memberikan berbagai penyuluhan tentang bagaimana menumbuhkan dan meningkatkan nilai moral yang baik dalam diri generasi penerus terhadap orang tua dan orang yang lebih tua darinya.
Menggalakkan pendidikan moral sebagai pendidikan atau pelajaran yang wajib diseluruh instansi pendidikan Indonesia, hal ini perlu diterapkan karena tempat tersebut merupakan tempat menimba ilmu pengetahuan, meskipun sudah ada pelajaran yang berhubungan dengan moral seperti pelajaran kewarganegaraan namun itu belum cukup karena biasanya pelajaran tersebut penjelasanya masih pengetahuan secara umum belum secara khusus, sehingga perlu adanya pendidikan moral yang lebih mendalam atau khusus contohnya menjelaskan kepada para generasi hubungan moral dengan teknologi saat ini yang begitu canggih tetapi pemanfaatannya banyak yang telah disalahgunakan sehingga merusak moral penerus bangsa Indonesia.
Berikutnya yang sangat penting dalam meningkatkan nilai moral pada diri generasi bangsa Indonesia, yaitu dengan cara melakukan penyuluhan-penyluhan dan memberikan penjelasan bagaimana cara menjaga sikap, baik itu dilakukan terhadap lingkungan pendidikan, terhadap anak jalanan yang memang pendidikan mereka kurang diperhatikan sehingga mereka dapat merasakan dan mengetahui apa itu moral, seberapa penting moral seorang individu, dan bagaimana cara menjaga sikap sehingga mereka tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang bersifat kriminalitas yang merusak moral anak-anak bangsa Indonesia.

Pendidikan moral tidak hanya harus diterima diinstansi pendidikan saja tetapi yang paling penting diterima dari orang tua dan lingungan sekitarnya, karena mereka tumbuh dan dibesarkan di lingkungan tersebut dan betapa pentingnya sikap dan ajaran orang tua terhadap moral anak-anak mereka, yang akan membawa dan menuntun mereka di masa depan kelak. Sehingga dapat kita lihat bahwa seorang anak adalah cerminan atau gambaran dari keluarga dan lingkungan tempat tumbuhnya. Berbagai pihak sangat berpengaruh terhadap moral para generasi millenial yang dapat diwujudkan dengan kepedulian dan peran kita dalam meningkatkan moral dan karakter para generasi tersebut. Mari bersama sama kita meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya moral bagi generasi millennial, dan membentuk generasi millennial yang bermoral. [Rilis]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here