GPII Gelar Seminar Nasional Pilkada Damai 2018

Jejaknasionalis, Jakarta [23-03-2018] Jumat – Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) menggelar seminar nasional bertema “Pilkada 2018 & Pemilu 2019 Damai” yang anti hoax, hate speech, dan kampanye hitam di Resto Bumbu Desa, Cikini Jakarta Pusat.

Seminar yang digelar menuju Pilkada 2018 yang sebentar lagi akan dilaksanakan diharapkan dapat mendorong masyarakat Indonesia lebih berhati-hati dalam menerima informasi karena maraknya hoax, kampanye hitam dan ujaran kebencian.

“Maraknya intensitas dan volume penyebaran hoax di Indonesia pada 2017 sampai 2018 sudah sangat besar, tulisan (61.2%), gambar (37.3%) dan video (15%) dan dari berita hoax ini 90% adalah mengenai politik dan isu sara” ujar Partono narasumber dari tenaga ahli KPU Indonesia.

“Terdapat beberapa motif dalam memproduksi hoax, motif ekonomi, ideologi, provokasi, dan bahkan sekedar iseng. Contohnya penyebaran foto hoax pada kasus Rohingya yang membuat banyak masyarakat memaksa pemerintah Indonesia melakukan pemutusan hubungan diplomatik dengan Myanmar, bahkan sampai memfitnah dan membenci masyarakat yang beragama Budha di Indonesia. Dan yang lain masih banyak lagi contoh hoax saat ini yang sudah tidak bisa lagi dihitung lagi jumlahnya” ujar Wahyu Kuncoro narasumber dari tenaga ahli Kemenpolhukam.

Dengan maraknya hoax dan ujaran kebencian yang diproduksi saat ini diharapkan masyarakat dapat lebih cerdas untuk menerima informasi dengan 3S (Saring Sebelum Sharing) mengecek media yang menyebarkan berita atau info apakah terverifikasi, kredibel, dan dapat dipercaya. [Asry]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *