9 Indikator Kehancuran Indonesia menurut Senator DPD RI Asal Aceh

Jejaknasionalis, Jakarta [23-03-2018] Jumat – Potensi Indonesia bubar sebagai pernyataan prabowo harus menjadi keseriusan elit politik di pemerintahan dan parlemen hari ini karena tidak ada yang tidak mungkin dalam konstelasi politik internasional hari ini.

Negara kita harus di selamatkan atau akan menjadi wujud nyata kehancuran negara. apalagi kedaulatan kita semakin melemah dimata internasional disisi lain nilai rupiah semakin melemah. elit harus bersatu menyelesaikan masalah ini secara serius. apalagi perkembangan teknologi mengakibatkan era digital menjadi alat baru untuk menghancurkan sebuah bangsa.

9 indikator kehancuran indonesia menurut senator dpd ri asal Aceh.
1. konsolidasi elit dan konsolidasi demokrasi semakin melemah dan ini ancaman demokrasi indonesia. masyakarat indonesia semakin pecah. muncul banyak kelompok dan kepercayaan sosial baik horizontal maupun vertikal semakin melemah.

2. tekanan internasional untuk indonesia semakin kuat baik secara ekonomi maupun hukum. lihat saja kasus penguasaan freeport di papua dan sumber daya alam lainnya serta disisi lain perubahan sistem hukum indonesia yg dipengaruhi kepentingan asing semakin masif dan siatematis. bahkan RPJP Indonesia bernuansa kepentingan asing.

3. kekuatan koorporasi politik yang mempengaruhi kebijakan politik indonesia semakin kuat. negara kita diatur oleh uang para pemilik modal.

4. hutang luar negeri indonesia yang mencapai lebih dari 4000 Triliun. ini menunjukkan indonesia darurat hutang.

5. Narkoba dan komunisme baru menjadi musuh dan ancaman indonesia dan ini sudah merusak generasi muda. secara ekonomi, lemahnya kekuatan ekonomi generasi muda sekarang di daerah. pengangguran tinggi dan nilai kompetisi yang tinggi.

6. sipil society dan elemen mahasiswa semakin di lemahkan oleh rezim saat ini. perpecahan dimana mana. semua dilakukan dengan design yang siatematis. bahkan rahasia negara bisa di bobol oleh kecanggihan teknologi yang dikuasai oleh asing.

7. kelompok islam dan tokoh beragama semakin terancam baik secara keamanan maupun kebebasan dalam menegakkan nilai nilai agama secara kaffah sebagaimana dilindungi oleh Pancasila.

8. kelembagaan politik juga semakin melemah dan menunjukkan neo patriarki partai yang menguasai perpolitikan indonesia. diperparah dengan neo dinasti politik era modern dan pemguasaan media.

9. korupsi di Indonesia semakin kuat dan penegakan hukum semakin lemah. sementara permasalahan di daerah banyak yang tidak selesai. lemah nya komitmen pusat dalam
menjaga perdamaian dan perhatian terhadap daerah khasusnha di daerah pasca konflik. sehingga munculnya kekecewaan baru oleh masyarakat di daerah terhadap pemerintah pusat.

Pidato Prabowo yang menyebut Indonesia akan bubar pada 2030 merupakan warning untuk pemerintahan saat ini. Menurut Fadli, jika cara memimpin Indonesia sama seperti saat ini, bisa kacau. Fadli meminta masyarakat berkaca pada pengalaman Uni Soviet, sebagai negara kuat tapi terpecah setelah 70 tahun berdiri. cetusnya baru baru ini kepada media. [MI]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *