PRESIDIUM RAKYAT MENGGUGAT TOLAK UU MD3 2018

JejakNasionalis, Jakarta – Di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Gambir Jakarta pusat hari ini Kamis(15/3/2018) Presidium Rakyat menggugat UU MD3 tahun 2018 yang mengakibatkan pembododohan tehadap suatu iklim demokrasi ,mengamputasi demokrasi,demi kepuasan dan kepentingan egois sekelompok orang.Ini adalah kemunduran demokrasi terparah sepanjang sejarah di Indonesia.DPR/MPR tidak boleh dikritik,yang mengkritisi akan dipidanakan ini sama saja dengan menghalangi demokrasi Indonesia.UU MD3 2018 diantaranya,Pasal 73,Pasal 122,Pasal 245 tolak ukur dari aturan baru perundang-undangan yang sudah diberlakukan tapi belum ditandatangani Presiden RI,Jokowi.Presidium Rakyat menggugat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama tolak siapapun yang menghalangi Demokrasi di Indonesia,hadir dan berpartisipasi dalam Aksi Rakyat Menggugat,diantaranya puluhan team lawyer yang peduli dan siap mendampingi dari kelompok,organisasi,perkumpulan yang akan turun aksi bersama-sama selain itu pula hadir dari ketua RAPERNAS Sortha Hutagalung yang juga menolak keras UU MD3 2018.Diantaranya salah satu dari ratusan gabungan Organ/kelompok/Universitas/Komunitas dan perwakilan ada Aliansi Warga Jakarta yang diketuai oleh Andreas benaya rehiary yang sangat suport dan mendukung aksi ini yang menurut beliau menyayangkan jika memang pemerintah dengan diberlakukannya UU MD3 2018 ,dan diharapkan untuk segera membatalkan UU tersebut.(INE/Rls)Sumber : Dradiqu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *