ESA Unsyiah Kembali Adakan ESA Contest IX 2018

Ikhsan Ketua ESA FKIP Unsyiah

Jejaknasionalis, Jakarta – English Student Association (ESA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala akan kembali mengadakan ESA Contest IX dalam bulan April 2018 ini. Acara tahunan tersebut akan berlangsung di kampus FKIP Unsyiah. (15/3)

Ketua Panitia Pelaksana ESA Contest IX , Syaiful Arifin mengatakan, “ESA Contest IX ini merupakan kegiatan tahunan ESA yang nantinya kita berharap para peserta yang mengikuti berbagai rangkaian acara ESA Contest IX ini dapat menambah ilmu serta mengasah potensi diri mereka”.

Dikatakannya, ada beberpa rangkaian acara yang diselenggarakan pada ESA Contest kali ini, yaitu Seminar Nasional,English Debate Competition, English Speech Competition, Culture Presentation, Story Telling, Lomba Menghafal Al-Qur’an Juz 30, Photography Competition, Donor Darah, ESA Futsal Cup dan berbagai kegiatan lainnya.

“ESA Contest IX adalah acara tahunan dan program kerja terbesar yang bertaraf se- Banda Aceh dan Aceh Besar, semoga kedepan bisa kita buat setingkat Aceh bahkan Nasional mungkin jika kegiatan kali ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

“Selain itu, mahasiswa yang mempunyai usaha juga dapat membuka stand pada Expo ESA Contest IX. Disitu akan dipamerkan dan dipasarkan produk-produk lokal yang berkualitas dan bermutu, selain itu nantinya juga akan ada stand-stand seperti, stand buku, stand Info Beasiswa, stand TOEFl dan IELTS dan berbagai stand lainnya” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Umum ESA, Ikhsan menambahkan, “ESA berharap agar pemerintah Aceh dan pimpinan universitas agar lebih memperhatikan bidang Pendidkan terlebih dalam ilmu bahasa Inggris, guna untuk mencerdaskan anak bangsa yang mampu bersaing tidak hanya di Nasional namun juga di tingkat Internasional dengan penguasaan bahasa tersebut.

“Semoga dengan diselenggarakannya acara ESA Contest IX 2018 ini masyarakat dan generasi muda Aceh terutama pelajar dan mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk terjun ke lingkungan dalam menghadapi persaingan global dimasa yang akan datang dengan mengaktualisasi diri dengan berbagai disiplin ilmu,” tutupnya. (MI/Rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *