Dirjen Pajak Kanwil Jakarta Pusat Wahyu Karya Tumakaka ; Manusia yang Merdeka Kesadaran Membayar Pajak

0
234

JejakNasionalis, Jakarta – Indonesia dapat mengambil contoh dari beberapa negara yang sistem perpajakannya telah berjalan dengan baik. Banyak negara yang dikatakan formatnya kingdom dalam penuturan wahyu, bertempat di Magazzine Room, Aryaduta tugu Tani. Jakarta. (14/3)

Junimar Girsang turun memberikan visi dimana ” Kewajiban membayar pajak itu dirubah, menjadi “Hak” membayar pajak “

Wahyu Karya Tumakaka, Direktorat Jenderal Pajak Kanwil DJP Jakarta Pusat Mengatakan, ” Raja saud (Arab Saudi), Sultan Brunei Darussalam negara ” Tax Kingdom “. Disitu rakyat tidak bayar pajak karena semua dikelola kerajaan. Orang orang asing mereka yang membayar pajak ke pemerintah negara kingdom tersebut. Raja hanya membayar zakat kepada rakyatnya “. Ujarnya.

Ditambahkan wahyu dilansir media online,
Tentang perubahan wajib pajak ini adalah manusia yang merdeka, kesadaran manusianya dilakukan sesuai kewajibannya saja. APBN itu adalah kepentingan masyarakat yang dikelola pemerintah. jadi sebenarnya penerimaan pajak itu yang masuk ke negara adalah uang anda sekalian dengan konstitusi kontrolnya dikelola pemerintah.

Terakhir dalam Gathering Sinergi membangun negeri, Wahyu menutup , fungsi tax pajak ada 3 ; Pertama, melayani. kedua adalah mengawasi. ketiga, fungsi kebijakan hukum ini adalah fungsi menjaga keadilan seperti pengawas ujian. Karena itulah yang dijalankan kepala KPP Pajak dan rekan pajak. sebagai warga yang baik kita harus memberikan kontribusi ke negara. (MI/Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here